Satu Orang di Wates Tanjunganom Belum Terima Ganti Rugi Proyek Tol Kediri-Kertosono
Pembayaran tersebut terkendala karena Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nganjuk masih menunggu persetujuan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
Luas lahan yang belum selesai dibayar itu sekitar 300 meter persegi. “Terakhir kami komunikasi, kekurangannya ada pada data ahli waris,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah dan Pengembangan ATR/BPN Nganjuk Rijatnoko.
Jika nanti sudah ada tanggapan dari LMAN maka pembayarannya paling cepat dilaksanakan tiga hari setelah ada laporan. BPN tinggal menunggu pengesahan data dari LMAN. Sebab, jika ada sedikit kesalahan seperti nama atau luas lahan yang diganti maka pencairannya tidak bisa dilakukan.
Karena itu, pihaknya masih menunggu penyelesaian pembayaran di Kecamatan Tanjunganom. Sembari menunggu pembayaran terakhir di Desa Wates, Rijat mengatakan jika beberapa desa di Kecamatan Sukomoro yakni di Desa Kedungsoko dan Desa Nglundo terus berlanjut. “Pem-bayarannya bertahap dari arah pintu masuk ke selatan menuju ke Tanjunganom dan Prambon,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Wates Widjisianti Priatna mengatakan, pembebasan lahan di desanya terbilang lancar. Jika pun ada yang belum mendapat uang pengganti pembebasan lahan bukan karena mereka menolak pembangunan tol tetapi terkendala syarat administrasi saja.
Dia mengatakan, sejak awal, tidak ada warganya yang keberatan dengan proyek strategis nasional (PSN) tersebut. “Lahan yang terdampak tol tidak ada bangunan rumah. Semuanya sawah,” ucapnya yang ikut bersyukur karena pembebasan lahan di tempatnya bisa berjalan lancar.
Untuk diketahui, pembayaran ganti untung untuk 33 orang dari proyek tol di Desa Wates, Tanjunganom berjalan bertahap. Pada tahap pertama, warga yang menerima ganti rugi ada 20 orang. Mereka menerima uang pengganti pada Senin (21/8). Kemudian empat warga lainnya menyusul pada Kamis (24/8). Dan di pencarian tahap ketiga, ada delapan yang menerima uang pengganti pada Jumat (29/9). Sementara sisa satu orang masih menunggu kepastian LMAN.
Diberitakan sebelumnya, Tol Keker di Kota Angin ini melewati tiga kecamatan. Mulai dari Kecamatan Prambon, Tanjunganom, dan Sukomoro. Tol Keker ini disiapkan untuk mendukung Bandara Internasional Kediri.
.webp)

Posting Komentar untuk "Satu Orang di Wates Tanjunganom Belum Terima Ganti Rugi Proyek Tol Kediri-Kertosono"