Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Satu Orang di Wates Tanjunganom Belum Terima Ganti Rugi Proyek Tol Kediri-Kertosono


NGANJUK, JP Radar Nganjuk–
 Pembebasan lahan untuk proyek Tol Kediri -Kertosono (Keker) di Desa Wates, Tanjunganom masih belum tuntas. Dari 33 warga yang telah menerima uang ganti untung, tersisa satu orang yang belum mendapatkan pembayaran.

Pembayaran tersebut terkendala karena Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nganjuk masih menunggu persetujuan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Luas lahan yang belum selesai dibayar itu sekitar 300 meter persegi. “Terakhir kami komunikasi, kekura­ngan­nya ada pada data ahli waris,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah dan Pengembangan ATR/BPN Nganjuk Rijatnoko.

Jika nanti sudah ada tang­gapan dari LMAN maka pem­bayarannya paling cepat dilaksanakan tiga hari setelah ada laporan. BPN tinggal menunggu pengesa­han data dari LMAN. Sebab, jika ada sedikit kesalahan seperti nama atau luas lahan yang diganti maka pencai­ran­nya tidak bisa dilakukan.

Karena itu, pihaknya masih menunggu penyelesaian pembayaran di Kecamatan Tanjunganom. Sembari menunggu pembayaran terakhir di Desa Wates, Rijat mengatakan jika beberapa desa di Kecamatan Suko­moro yakni di Desa Kedung­soko dan Desa Nglundo terus berlanjut. “Pem-bayarannya bertahap dari arah pintu masuk ke selatan menuju ke Tanjunganom dan Prambon,” ungkapnya.



 Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Wates Widji­sianti Priatna mengatakan, pembe­basan lahan di desanya terbilang lancar. Jika pun ada yang belum mendapat uang pengganti pembebasan lahan bukan karena mereka menolak pembangunan tol tetapi terkendala syarat ad­ministrasi saja.


Dia mengatakan, sejak awal, tidak ada warganya yang keberatan dengan proyek strategis nasional (PSN) tersebut. “Lahan yang ter­dampak tol tidak ada ba­ngunan rumah. Semuanya sawah,” ucapnya yang ikut bersyukur karena pembe­basan lahan di tempatnya bisa berjalan lancar.

Untuk diketahui, pem­baya­ran ganti untung untuk 33 orang dari proyek tol di Desa Wates, Tanjunganom berja­lan bertahap. Pada tahap pertama, warga yang mene­rima ganti rugi ada 20 orang. Mereka menerima uang pengganti pada Senin (21/8). Kemudian empat warga lain­nya menyusul pada Ka­mis (24/8). Dan di pencarian tahap ketiga, ada delapan yang menerima uang peng­ganti pada Jumat (29/9). Sementara sisa satu orang masih menunggu kepastian LMAN.

Diberitakan sebelumnya, Tol Keker di Kota Angin ini melewati tiga kecamatan. Mulai dari Kecamatan Pram­bon, Tanjunganom, dan Su­ko­moro. Tol Keker ini disiapkan untuk mendukung Bandara Internasional Kediri. 

Posting Komentar untuk "Satu Orang di Wates Tanjunganom Belum Terima Ganti Rugi Proyek Tol Kediri-Kertosono"